5 Alasan Penting Sebelum Bilang “I Love You”

VIVAnews – Kapan Anda berani bilang ‘I love you’ pada pasangan? Apakah saat hubungan berjalan cukup lama, atau saat Anda benar-benar yakin meski Anda belum lama menjalin hubungan dengan si dia?

Waktu untuk menyampaikan perasaan Anda paling dalam kepada seseorang yang dicintai memang tidak bisa ditentukan. Apalagi, kalimat ‘sakti’ ini bisa menandakah tingkat keseriusan hubungan Anda. Jadi, tidak bisa sembarangan. Jika ingin si dia juga membalas ucapan, “Aku cinta padamu” ini, ada 5 hal yang perlu dipertimbangkan.

1. Siapa yang mengucapkan pertama kali

Biasanya prialah yang terlebih dulu melontarkan kalimat ini. Tapi, tidak sedikit juga wanita duluan melontarkan kalimat ini, karena emosi cintanya yang tak bisa dibendung.

Jika Anda sudah merasa siap mengucapkan kalimat ini, sebaiknya perhatikan seksama perilaku si dia terhadap Anda. Jika si dia sudah menunjukkan, Andalah satu-satunya pasangan dalam hidupnya, dan dia mencurahkan semua perhatiannya pada Anda, tak ada salahnya Anda mengucap terlebih dahulu. Toh, jika perilakunya seperti di atas, pasangan tampaknya juga sedang menunggu waktu yang tepat untuk melontarkan kalimat itu pada Anda.

2. Anda mengatakannya dengan tulus?

Apakah Anda sadar atau tidak saat mengucapkannya, kalimat “I love you” bisa jadi taktik untuk memanipulasi. Kalimat itu bisa jadi kekuatan untuk meminta maaf dan melupakan kesalahan. Hati-hati, jika Anda tidak tulus mengucapkan kalimat ini, bisa jadi bumerang di hubungan Anda.

3. Spontan atau direncanakan?

Cara terbaik untuk bilang “I love you” adalah biarkan perasaan cinta itu tumbuh dalam hati Anda, dan katakan secara spontan di suasana yang tidak direncanakan. Bila itu terjadi, hal ini akan menjadi kenangan terindah dalam hubungan Anda.

4. Apakah sekarang waktu yang tepat?

Kadangkala waktu terbaik untuk mengucap kata ini adalah menunggu hingga kedekatan Anda berdua yang dirasakan sudah secara emosi. Dengan begitu, si dia dapat merasakan hal sama dengan Anda.

5. Lebih baik diungkapkan verbal atau diganti dengan perhatian Anda?

Benarkah aksi lebih baik dari kata-kata? Hal ini tergantung dari Anda juga. Apakah Anda akan senang jika pasangan bilang “I Love You” pada Anda, atau lebih senang diungkapkan lewat perhatiannya? Jika Anda lebih suka mendengar kalimat tersebut, tunjukkan juga pada pasangan Anda.

This entry was posted in Uncategorized and tagged . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s