Saat ribut-ribut kedatangan bintang porno Jepang Maria Ozawa alias Miyabi ke Indonesia pertengahan tahun lalu, kami sudah menyangka filmnya takkan jadi dibuat. Apalagi kantor pembuat film Menculik Miyabi itu, Maxima Pictures sampai didemo segala. Kemudian, Rako Prijanto yang semula digadang-gadang jadi sutradara, akhirnya mundur.

Di penghujung tahun, kita malah disuguhi aktris hot Jepang lain, Rin Sakuragi. Meski sama-sama bintang porno, nama Rin Sakuragi tak sepopuler Miyabi di sini (kecuali bagi penikmat film porno Jepang). Walau sama-sama mengundang kontroversi, terutama karena adegan panasnya, kedatangan Rin lewat Suster Keramas tak ribut-ribut seheboh Miyabi. Malah, filmnya terhitung box office denga angka penonton 900 ribu orang.

Setelah itu, tak lagi terdengar kabar soal Rin maupun Maria. Sampai akhirnya, kami menerima ajakan dari Maxima untuk berkunjung ke Tokyo. Ada apa ini? “Kami tetap menjalankan proyek Menculik Miyabi. Ini komedi murni, sangat jauh dari unsur seks seperti yang dikhawatirkan publik selama ini. Setelah mengalami banyak peristiwa, tentu proyek ini mengalami perubahan konsep dan konfigurasi tim kreatif. Rako dan Raditya mundur. Kursi sutradara kemudian diisi Findo Purwono HW. Naskahnya dikerjakan Marqee,” terang Ody M Hidayat, produser Maxima.

Pertengahan April kami tiba di Jepang. Hanya Bintang, serta dua media lain dari Indonesia. Cerah tanpa mendung versi Negeri Matahari Terbit bukan berarti suhu 36 derajat ala Jakarta. Kami tiba di Bandara Narita Jepang pukul 8 pagi. Suhu berada di kisaran 10 derajat celsius pada pertengahan April. Inilah sesi paling mendebarkan. Menanti sesi wawancara dan foto dengan wanita paling dibicarakan se-Asia Tenggara termasuk Indonesia, Maria Ozawa (24).

Senin (19/4) Bintang dijemput sebuah bus. Agenda siang itu, menjelajah beberapa taman kota di Tokyo untuk sesi foto dan wawancara. Tak disangka, didalam bus Maria menyambut kami. Reaksi pertama tentu saja syok. Maria tidak seperti yang kami bayangkan. Begitu pintu bus terbuka, bintang Invitation Only itu langsung berdiri, tersenyum dan menjabat tangan awak media satu per satu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s